Portal Pantura, Brebes – Semangat gotong royong kembali digaungkan di Kabupaten Brebes melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Ratusan orang turun tangan membersihkan kawasan Jembatan Limbangan-Kemukten di Kecamatan Kersana, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan bertajuk Gerakan Brebes Asri Jumat Bersih ini menyasar tumpukan sampah yang mengotori aliran air. Fokus utama aksi difokuskan pada pengangkatan limbah yang menyumbat kolong jembatan.
Aksi kolosal ini melibatkan berbagai elemen mulai dari TNI-Polri hingga pemerintah daerah. Hadir pula unsur kecamatan, desa, tenaga kesehatan, serta organisasi masyarakat setempat.
Sejumlah instansi penting tampak mengerahkan personelnya dalam kerja bakti massal ini. Di antaranya Yonif Tap 434/SAS, Inspektorat, Koramil 06/Kersana, dan Polsek Kersana.
Dukungan juga datang dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PSDA Kabupaten Brebes. Tak ketinggalan UPTD Pengelolaan Sampah, Puskesmas Kersana, serta aparat desa setempat turut berpartisipasi.
Elemen masyarakat seperti Ansor Ranting Limbangan dan Dinas Sosial tak mau ketinggalan ambil bagian. Seluruh pihak bahu-membahu memungut sampah agar lingkungan kembali asri.
Komitmen TNI Jaga Kebersihan Lingkungan
Danramil 06/Kersana, Lettu Caj R. Damar, menegaskan bahwa keikutsertaan TNI adalah bentuk kepedulian nyata. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Menurutnya, aksi Jumat Bersih bukan sekadar memungut sampah di area publik. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan membangkitkan kesadaran kolektif warga.
“Kegiatan Jumat Bersih ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Kami dari Koramil 06/Kersana siap mendukung kegiatan positif seperti ini. Harapannya, setelah lingkungan dibersihkan, masyarakat ikut menjaga dan tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di sungai maupun di bawah jembatan,” ujar Lettu Caj R. Damar.
Menjaga Kelancaran Aliran Air dan Budaya Gotong Royong
Pembersihan sampah di kolong jembatan sangat krusial untuk mencegah banjir dan gangguan lingkungan. Arus air kini kembali lancar tanpa hambatan material sampah.
Danramil menambahkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Budaya gotong royong harus terus dipupuk demi kenyamanan bersama.
“Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya. Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama, sehingga wilayah Kersana khususnya dan Kabupaten Brebes pada umumnya semakin bersih, sehat, asri, dan nyaman,” pungkasnya.***
Tim Redaksi


