Portal Pantura, Pemalang – Wisata air alami Tuk Kalijambu yang berada di Desa Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang bagian selatan, menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Pemalang, lokasi ini menawarkan kesegaran air alami di tengah suasana pegunungan yang sejuk.
Pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), kawasan Tuk Kalijambu dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Lonjakan wisatawan terlihat sejak pagi hari, dengan area parkir yang penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Daya tarik utama Tuk Kalijambu terletak pada sumber mata air alaminya yang jernih dan dingin. Pengunjung, terutama anak-anak, tampak antusias bermain air dan berenang di aliran mata air yang masih alami. Suasana khas dataran tinggi dengan udara yang sejuk semakin menambah kenyamanan wisatawan untuk berlama-lama di lokasi tersebut.

Menariknya, destinasi ini masih tergolong ramah di kantong. Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk atau gratis (free HTM). Mereka hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp2.000. Selain itu, tersedia pula fasilitas persewaan ban pelampung dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 per unit.
Lokasi Tuk Kalijambu juga berdampingan dengan kolam renang Ronche Square Moga, sehingga pengunjung memiliki alternatif pilihan wisata air dalam satu kawasan. Namun demikian, banyak wisatawan tetap memilih Tuk Kalijambu karena nuansa alaminya yang masih asri.

Pengelola Tuk Kalijambu, Amin Ridwan, mengatakan bahwa tempat wisata ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Ia menyebut keberadaan Tuk Kalijambu tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu memberdayakan warga sekitar.
“Alhamdulillah, pengelolaan dilakukan secara mandiri dan bisa melibatkan masyarakat sekitar. Warga bisa berperan sebagai juru parkir, membuka kios jajanan, hingga menyediakan berbagai kebutuhan pengunjung,” ujar Amin.
Hal senada disampaikan oleh salah satu juru parkir, Aji Mustofa. Ia mengaku bersyukur dengan meningkatnya jumlah pengunjung selama libur Lebaran. Menurutnya, kondisi ini memberikan tambahan penghasilan bagi warga setempat.

“Alhamdulillah saat Lebaran seperti ini pengunjung ramai. Parkiran sering penuh. Untuk tarif parkir, kadang juga tidak mematok harga, seikhlasnya dari pengunjung,” kata Aji.
Keberadaan kios-kios kecil di sekitar lokasi turut menambah kenyamanan pengunjung. Berbagai jajanan, minuman, hingga makanan ringan tersedia dengan harga terjangkau, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir untuk kebutuhan konsumsi selama berada di lokasi.

