UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Tuk Kalijambu, Wisata Air Alami di Pemalang Selatan Diserbu Pengunjung Saat Lebaran

×

Tuk Kalijambu, Wisata Air Alami di Pemalang Selatan Diserbu Pengunjung Saat Lebaran

Sebarkan artikel ini
Pengunjung menikmati kesegaran air alami di Tuk Kalijambu, Desa Moga, Pemalang, saat libur Lebaran 2026. (Foto: Imam Muzaki)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Pemalang – Wisata air alami yang berada di Desa Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang bagian selatan, menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Pemalang, lokasi ini menawarkan kesegaran air alami di tengah suasana pegunungan yang sejuk.

Pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), kawasan dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Lonjakan wisatawan terlihat sejak pagi hari, dengan area parkir yang penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Daya tarik utama terletak pada sumber mata air alaminya yang jernih dan dingin. Pengunjung, terutama anak-anak, tampak antusias bermain air dan berenang di aliran mata air yang masih alami. Suasana khas dataran tinggi dengan udara yang sejuk semakin menambah kenyamanan wisatawan untuk berlama-lama di lokasi tersebut.

Pengunjung asal Kota Tegal menikmati kesejukan udara dan segarnya air alami di , Desa Moga, Pemalang, yang menghadirkan kenyamanan di tengah libur Lebaran.
iklan

Menariknya, destinasi ini masih tergolong ramah di kantong. Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk atau gratis (free HTM). Mereka hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp2.000. Selain itu, tersedia pula fasilitas persewaan ban pelampung dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 per unit.

Lokasi juga berdampingan dengan kolam renang Ronche Square Moga, sehingga pengunjung memiliki alternatif pilihan wisata air dalam satu kawasan. Namun demikian, banyak wisatawan tetap memilih karena nuansa alaminya yang masih asri.

Amin Ridwan: Ban pelampung yang disewakan kepada pengunjung, sebagai bagian dari pelayanan di destinasi air alami di Desa Moga, Pemalang.

Pengelola , Amin Ridwan, mengatakan bahwa tempat wisata ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Ia menyebut keberadaan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu memberdayakan warga sekitar.

“Alhamdulillah, pengelolaan dilakukan secara mandiri dan bisa melibatkan masyarakat sekitar. Warga bisa berperan sebagai juru parkir, membuka kios jajanan, hingga menyediakan berbagai kebutuhan pengunjung,” ujar Amin.

Hal senada disampaikan oleh salah satu juru parkir, Aji Mustofa. Ia mengaku bersyukur dengan meningkatnya jumlah pengunjung selama libur Lebaran. Menurutnya, kondisi ini memberikan tambahan penghasilan bagi warga setempat.

Deretan sepeda motor milik pengunjung terparkir rapi di area , Desa Moga, Pemalang, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.

“Alhamdulillah saat Lebaran seperti ini pengunjung ramai. Parkiran sering penuh. Untuk tarif parkir, kadang juga tidak mematok harga, seikhlasnya dari pengunjung,” kata Aji.

Keberadaan kios-kios kecil di sekitar lokasi turut menambah kenyamanan pengunjung. Berbagai jajanan, minuman, hingga makanan ringan tersedia dengan harga terjangkau, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir untuk kebutuhan konsumsi selama berada di lokasi.

Dengan konsep wisata alami, biaya murah, serta pemberdayaan masyarakat lokal, menjadi salah satu contoh destinasi wisata berbasis komunitas yang berkembang di wilayah selatan Pemalang. Tingginya minat pengunjung saat momen liburan diharapkan dapat terus mendorong pengelolaan yang lebih baik ke depan, tanpa mengurangi keasrian lingkungan yang menjadi daya tarik utama.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki