UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Universitas Harkat Negeri Hadirkan PKPP, Perkuat Ketahanan Kota Pesisir di Tengah Krisis Iklim

×

Universitas Harkat Negeri Hadirkan PKPP, Perkuat Ketahanan Kota Pesisir di Tengah Krisis Iklim

Sebarkan artikel ini
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura – Universitas Harkat Negeri Tegal bekerja sama dengan Rujak Center for Urban Studies meluncurkan Pusat Kajian Perkotaan Pesisir (PKPP) sebagai respons atas kompleksitas persoalan kawasan perkotaan pesisir yang berada di garis depan dampak perubahan iklim.

Pendirian pusat kajian ini memiliki dua fokus strategis, yaitu penanganan masalah ekologis serta penguatan ekonomi berbasis potensi dan budaya pesisir.

PKPP resmi diluncurkan di Kampus Universitas Harkat Negeri, Tegal, pada Kamis (23 April 2026), Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said, Direktur Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja, dan Direktur PKPP Marco Kusumawijaya serta Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono.

iklan

Melalui penguatan tata kelola pengetahuan dan peningkatan kapasitas daerah, PKPP bertujuan mendorong penelitian sekaligus implementasi hasil riset menjadi kebijakan dan solusi yang kontekstual, terukur, serta dapat direplikasi.

Fokus kajian mencakup berbagai isu, mulai dari perubahan iklim, dinamika cuaca, hingga perencanaan tata kota pesisir.

Kota Tegal dipilih sebagai lokasi utama riset karena karakteristiknya sebagai kota yang sekunder sekaligus sebagai kota pesisir menghadapi tekanan ekologis dan ekonomi.

Diharapkan, hasil kajian dari kota ini dapat menjadi model pembelajaran bagi kota kota pesisir lain di Indonesia maupun di tingkat global.

Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, menyampaikan PKPP merupakan pusat studi kedua didirikan setelah Pusat Studi Sustainabilitas pada Januari 2026.

Ia menegaskan komitmen universitas untuk menjadi institusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui integrasi antara kajian akademik dan aksi lapangan.

“PKPP diharapkan tidak hanya menjadi ruang literasi akademik, tetapi juga wadah interaksi luas yang mampu melahirkan solusi konkret dalam menjawab tantangan perkotaan pesisir,” ujarnya.

Cahyo

Terbaru dari Cahyo