Sementara itu, Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, menyambut positif inisiatif warga. Ia mengaku kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial masyarakat.
“Pemerintah desa tentu mendukung penuh. Gotong royong ini adalah kekuatan masyarakat yang harus dijaga. Kami juga terus berupaya menyampaikan kondisi ini ke pihak kabupaten agar segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Jalan rusak di Dukuh Baruuntung bukan kasus tunggal. Banyak wilayah di Brebes, khususnya di bagian selatan, mengalami kerusakan serupa. Minimnya anggaran perawatan dan tingginya beban kendaraan berat menjadi penyebab utama.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan dari legislatif serta pemerintah desa, harapan akan perbaikan infrastruktur semakin terbuka. Namun, dorongan utama tetap berada di tangan pemerintah daerah agar masyarakat tak perlu lagi turun tangan secara swadaya untuk hal-hal mendasar seperti akses jalan.***
Tim Redaksi
