TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Warga Desa Sesepan Gelar Tasyakuran Sedekah Bumi Sambut Tahun Baru Islam

×

Warga Desa Sesepan Gelar Tasyakuran Sedekah Bumi Sambut Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Sesepan Gelar Tasyakuran Sedekah Bumi Sambut Tahun Baru Islam
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Tegal – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Desa Sesepan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, pada Senin, 30 Juni 2025. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti tradisi tahunan Sedekah Bumi dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1447 Hijriah.

Acara diawali dengan iring-iringan tumpeng dan hasil bumi yang dibawa oleh warga dari berbagai penjuru dusun. Lantunan sholawat menggema sepanjang rute arak-arakan, menciptakan suasana religius yang berpadu dengan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini dipusatkan di lapangan desa, tempat rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Sesepan, H. Setya Budi. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan hasil bumi secara ikhlas.

iklan

“Tradisi ini bukan hanya simbol, tetapi wujud nyata kebersamaan warga dalam menjaga warisan budaya. Saya doakan, semoga hasil bumi warga semakin melimpah dan berkah,” ujar Setya Budi dengan penuh haru.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimcam Balapulang, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta pemuka agama setempat. Doa bersama dipanjatkan sebagai pembuka acara. Para warga terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, dari awal hingga akhir.

Tasyakuran Sedekah Bumi ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah diterima, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat semangat gotong royong.

Sebagai penutup, pemerintah desa membagikan nasi tumpeng kepada seluruh warga yang hadir. Nasi tumpeng disediakan sebagai simbol keberkahan, dengan harapan semua yang ikut serta mendapatkan limpahan rezeki dan kesehatan.

Kepala desa juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilestarikan dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.

“Kami berharap tahun depan pelaksanaannya lebih baik lagi. Tradisi ini penting untuk menjaga identitas desa serta memperkuat persatuan masyarakat,” pungkasnya.

Tradisi Sedekah Bumi sendiri sudah lama menjadi bagian dari budaya warga di wilayah Tegal,  khususnya di pedesaan. Melalui ritual ini, masyarakat menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen dan kehidupan yang diberi kelimpahan.

Bondan Setiyono

Terbaru dari Bondan Setiyono