Portal Pantura, Brebes – Universitas Muhammadiyah Brebes (UMBS) resmi membentuk Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) melalui Rapat Umum Mahasiswa yang digelar Sabtu (4/7/2026) di Aula Kampus UMBS. Pembentukan ini menjadi tonggak awal Pemilu Mahasiswa yang diharapkan berjalan independen dan profesional.
Diikuti Sembilan Himpunan Mahasiswa
Rapat umum tersebut mengusung tema “Membentuk Panitia Pemilihan yang Independen, Profesional, dan Bertanggung Jawab.”
Kegiatan ini dihadiri ketua dan perwakilan sembilan Himpunan Mahasiswa (HIMA), meliputi HIMA Hukum, Penjas, PGSD, PBI, Teknik Mesin, Kesehatan Masyarakat, Manajemen, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi.
Ketua panitia pelaksana, Royke Loru, mengapresiasi kerja sama seluruh HIMA dan manajemen kampus atas kelancaran acara. Ia menegaskan musyawarah ini menjadi langkah awal perubahan organisasi kemahasiswaan ke arah yang lebih baik.
Kampus Dukung Regulasi Mahasiswa Sesuai Catur Dharma
Mewakili Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMBS, M. Seto Parikesit menyampaikan dukungan kampus terhadap setiap keputusan mahasiswa dalam berorganisasi.
Dukungan tersebut, kata dia, tetap mengacu pada aturan UMBS serta nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah: pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, Al Islam, dan Kemuhammadiyahan.
Ia turut memotivasi mahasiswa agar berani mengembangkan gagasan. “Jangan biarkan ide cemerlang terkubur dalam diri sendiri,” ujarnya.
Rektor Ingatkan Bahaya Konflik Kepentingan
Sambutan Rektor UMBS yang dibacakan Ir. Riyan Fitrian Pahlevi menyoroti pentingnya organisasi mahasiswa sebagai wadah pembelajaran kepemimpinan dan pembentukan karakter.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan organisasi sebagai kendaraan kepentingan pribadi maupun ajang konflik internal.
Selain itu, ia mengajak seluruh mahasiswa mendukung program pertukaran mahasiswa antarprodi yang akan segera bergulir.
Tiga Agenda Pleno Bahas Aturan hingga Struktur KPUM
Sidang pleno dalam rapat ini membahas tiga agenda utama:
Pleno pertama menyepakati tata tertib persidangan.
Pleno kedua merumuskan mekanisme pembentukan KPUM, mencakup struktur organisasi, susunan kepanitiaan, dan tahapan pemilihan umum mahasiswa. Forum menyepakati KPUM harus menjunjung prinsip independen, jujur, adil, transparan, profesional, dan bertanggung jawab.
Pleno ketiga menetapkan struktur inti KPUM UMBS secara musyawarah mufakat:
Ketua terpilih adalah Anggi Eka Saputra dari Program Studi Pendidikan Jasmani, didampingi Dwi Ismayanti sebagai Sekretaris dan Nidi Ilmiati sebagai Bendahara. Forum juga memberi mandat kepada kepengurusan untuk melengkapi susunan organisasi maksimal satu minggu setelah rapat.
Ketua KPUM Terpilih Janji Jaga Amanah
Dalam sambutan perdananya, Anggi Eka Saputra menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Kami siap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga amanah ini,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pengurus KPUM dapat menjalankan tugas secara maksimal sesuai hasil keputusan musyawarah.
Terbentuknya KPUM UMBS diharapkan mampu menghadirkan Pemilu Mahasiswa yang demokratis, transparan, dan berintegritas, sekaligus melahirkan kepemimpinan mahasiswa berkualitas bagi UMBS ke depan.***

