Portal Pantura – Mobil transmisi otomatis atau matic kini semakin diminati pembeli kendaraan bekas. Kepraktisan berkendara tanpa perlu memindahkan gigi manual menjadi daya tarik utama.
Namun, membeli mobil matic bekas memerlukan kehati-hatian ekstra. Sistem transmisi otomatis memiliki komponen kompleks yang rentan bermasalah jika tidak terawat dengan baik.
Berikut lima aspek krusial yang wajib diperiksa sebelum memutuskan membeli mobil matic bekas.
1. Uji Fungsi Tuas Transmisi
Pemeriksaan pertama dimulai dari tuas transmisi. Coba pindahkan tuas ke berbagai posisi seperti P, R, N, dan D.
Perpindahan harus terasa mulus tanpa hambatan atau getaran tidak wajar. Hindari mobil dengan tuas yang terasa berat atau ada bunyi tidak biasa.
Lakukan pengujian saat mesin dalam kondisi dingin atau belum dipanaskan. Setelah mesin hidup, masukkan tuas ke posisi D tanpa menginjak pedal gas.
Mobil seharusnya bergerak perlahan dengan sendirinya. Ini menandakan transmisi berfungsi normal. Jika mobil tidak bergerak sama sekali, bisa jadi ada masalah serius pada sistem transmisi.
2. Cek Lampu Indikator Dashboard
Panel instrumen atau dashboard menyimpan informasi penting tentang kondisi kendaraan. Perhatikan saat kunci kontak diputar ke posisi ON sebelum mesin dihidupkan.
Semua lampu indikator seharusnya menyala sesaat kemudian padam saat mesin hidup. Waspadai jika ada lampu peringatan yang terus menyala atau berkedip.
Lampu check engine yang tetap menyala menunjukkan adanya gangguan pada sistem mesin. Sementara indikator transmisi yang berkedip mengisyaratkan masalah pada sistem transmisi otomatis.

