Melengkapi tim adalah Muhammad Nanda (Sistem Informasi), Muhammad Nurul Ikhsan (Pendidikan Bahasa Indonesia), dan Khusen Rusliyadi (Manajemen).
Keberagaman ini jadi modal utama. Setiap anggota membawa perspektif dan keahlian unik yang saling melengkapi.
Program Pendukung: Dari Pendidikan hingga Digitalisasi
Selain dua program utama, tim KKN juga menyiapkan program pendukung.
Di bidang pendidikan, mereka mengadakan bimbingan belajar untuk anak-anak desa. Di sektor sosial, ada kegiatan bakti sosial dan gotong royong.
Program kesehatan meliputi penyuluhan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis. Yang paling modern adalah program digitalisasi desa.
Mahasiswa informatika dan sistem informasi membantu desa dalam pengelolaan data digital. Mereka membuat sistem informasi desa yang lebih terstruktur dan mudah diakses.
Harapan Kepala Desa: Manfaat Berkelanjutan
Kepala Desa Kalilangkap mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN.
“Kami berterima kasih kepada Universitas Peradaban. Semoga program ini tak berhenti saat KKN selesai,” katanya.
Ia berharap warga dapat melanjutkan program-program yang sudah dimulai. Terutama vertical garden dan TOGA yang potensinya sangat besar.
Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Praktik
KKN ini adalah wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian masyarakat.

