Portal Pantura – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Peradaban menghadirkan pertunjukan drama yang memadukan kreativitas, seni peran, dan kerja sama tim dalam sebuah pagelaran seni.
Kegiatan yang digelar Sabtu, (25/72026) lalu, di Sport Center Universitas Peradaban itu menjadi bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah seni tari dan seni drama.
Pagelaran yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menampilkan dua karya drama dengan tema berbeda, yakni “BUBAT: Rekonsiliasi di Batas Bumi” dan “Di Tanah Ronggeng Anarki”.
Pagelaran Drama Perdana PGSD Angkatan 2023
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang memperkenalkan penulis dari masing-masing karya. Dua pertunjukan dengan konsep berbeda menjadi inovasi baru bagi Program Studi PGSD Universitas Peradaban.
Sebagai pagelaran pertama, para mahasiswa diberikan ruang kreativitas untuk menentukan tema cerita yang akan ditampilkan.
Dukungan dari para dosen turut menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran kegiatan tersebut. Pendampingan selama proses persiapan membantu mahasiswa menyelesaikan pertunjukan dengan maksimal.
Persiapan Pementasan Berlangsung Tiga Bulan
Proses latihan pagelaran drama berlangsung sekitar tiga bulan. Meski sempat terhenti karena bulan Ramadan, mahasiswa kembali melakukan latihan intensif menjelang hari pementasan.
Sutradara pagelaran, Zetty, mengatakan latihan secara maksimal dilakukan sekitar tiga minggu sebelum acara berlangsung.
“Latihan intens dilakukan kurang lebih tiga minggu menjelang hari pementasan,” ujar Zetty.
Selain mempersiapkan akting dan konsep pertunjukan, mahasiswa juga mengelola kebutuhan produksi secara mandiri.
“Setiap mahasiswa juga mengumpulkan kas pada setiap sesi latihan,” lanjut Zetty.
Dana tersebut digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pementasan, mulai dari pembuatan properti hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Penonton Apresiasi Penampilan Mahasiswa
Pertunjukan drama mendapat respons positif dari penonton yang hadir. Salah satu penonton, Indah, mengapresiasi penampilan para mahasiswa, terutama pada bagian tari ronggeng.
“Acaranya seru banget, apalagi pas bagian tarian ronggeng. Pemerannya benar-benar menjiwai,” ujar Indah.
Melalui pagelaran ini, mahasiswa PGSD Angkatan 2023 tidak hanya menyelesaikan tugas akademik dalam UAS, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan berakting, serta kerja sama dalam sebuah produksi seni.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar mengelola pertunjukan secara langsung sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam bidang seni dan pendidikan.***

