UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Politik & Hukum

Tragis! Lansia 83 Tahun di Brebes Meninggal Usai Dibacok Anak Kandung di Kebun

×

Tragis! Lansia 83 Tahun di Brebes Meninggal Usai Dibacok Anak Kandung di Kebun

Sebarkan artikel ini
⚡ RINGKASAN
Seorang anak di Bantarkawung, Brebes nekat membacok ayah kandung hingga tewas di kebun karena sakit hati sering dimarahi. Pelaku serahkan diri.

Portal Pantura, – Aksi penganiayaan tragis hingga menewaskan korban kembali mengguncang warga Kabupaten , Jawa Tengah.

Seorang pria tega mengakhiri nyawa ayah kandungnya sendiri akibat tersulut emosi dan rasa dendam.

Peristiwa berdarah tersebut menimpa Iksan (83), seorang warga lansia di Desa Pengarasan, Kecamatan .

iklan

Korban tewas seketika usai diserang menggunakan senjata tajam jenis golok oleh anak kandungnya, Nasiun (57).

Insiden tragis ini berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026 di area perkebunan desa setempat.

Motif di Kebun Pengarasan

Pelaku nekat menghabisi nyawa orang tuanya sendiri lantaran menyimpan rasa sakit hati yang mendalam.

Nasiun mengaku kerap dimarahi oleh sang ayah hingga akhirnya gelap mata dan melancarkan aksi kejam tersebut.

Usai melampiaskan kemarahannya di kebun, pelaku langsung berjalan meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku kemudian memilih mendatangi kediaman Kepala Desa Pengarasan untuk menyerahkan diri secara sukarela.

Mendengar pengakuan mengejutkan dari warganya, kepala desa segera menghubungi Polsek dan Polres .

Pengakuan Pelaku dan Saksi Mata

Kepala Desa Pengarasan, H. Ahmad Nirom, membenarkan kedatangan pelaku yang mengaku telah membunuh ayahnya.

“Pelaku datang langsung ke rumah saya dan mengaku telah membunuh ayah kandungnya,” ujar Ahmad Nirom.

Pelaku menyerang korban secara beringas menggunakan golok yang dibawanya ke area perkebunan.

“Saya membacoknya sampai lima kali pakai golok, kena bagian lengan, wajah, dan leher,” ungkap Nasiun.

Seorang warga berinisial R menyaksikan secara langsung detik-detik penganiayaan sadis tersebut dari jarak sekitar 40 meter.

“Setelah melakukan aksinya, Nasiun mendatangi saya dan bilang kalau dia baru saja membunuh orang tuanya,” kata R.

Penyelidikan Polisi dan Autopsi Korban

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi langsung memasang garis polisi serta mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum.

Tim Inafis melalukan olah TKP awal dan mendapati sejumlah luka bacok parah pada tubuh korban.

Luka robek bekas sabetan senjata tajam mendominasi wilayah lengan dan bagian sekitar wajah jasad Iksan.

Petugas merujuk jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna menjalani proses autopsi medis.

Pemeriksaan autopsi dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan serta memperkuat pembuktian perkara ini.

Saat ini Nasiun telah mendekam di sel tahanan Polres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P