Pendekatan ini menjadi penting bagi para founder, khususnya yang sedang berada pada tahap awal pengembangan startup. Dengan memahami karakteristik pasar dan kebutuhan pelanggan sejak awal, pengembangan produk dapat memiliki arah yang lebih jelas, mulai dari menentukan permasalahan prioritas hingga merancang solusi yang memiliki nilai guna. Penerapan AI pun dapat dipertimbangkan berdasarkan relevansinya terhadap permasalahan tersebut, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya menarik dari sisi teknologi, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan dan dikembangkan sebagai sebuah bisnis.
Melalui perspektif Hustler, peserta diperkenalkan pada pola pikir bahwa peluang bisnis yang potensial tidak selalu dimulai dari ide teknologi yang kompleks, melainkan dapat ditemukan melalui kepekaan dalam mengamati permasalahan di sekitar. Pemahaman inilah yang menjadi fondasi sebelum sebuah ide dikembangkan lebih jauh melalui pendekatan teknologi dan desain dalam rangkaian The Founders’ Trinity.
“Melalui rangkaian ini teman-teman tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai masing-masing peran, tetapi juga mampu melihat bagaimana ketiganya dapat dikombinasikan untuk membangun startup yang kuat secara bisnis dan teknologi, sekaligus relevan dengan kebutuhan penggunanya. Kami berharap sesi ini dapat menjadi langkah awal bagi teman-teman untuk mulai membangun pola pikir seorang founder dan lebih jeli dalam melihat peluang di sekitar.” ucap Bobby Romadhoni selaku Program Lead Telkom AI Connect.
Melanjutkan Eksplorasi melalui Teknologi dan Desain
Setelah Be The Hustler, rangkaian The Founders’ Trinity akan berlanjut dengan Be The Hacker: Make It Work yang mengangkat perspektif teknologi melalui pengembangan solusi digital berbasis AI. Selanjutnya, Be The Hipster: Design Until It Clicks akan membahas perspektif desain, khususnya perancangan UI/UX untuk menciptakan produk digital yang fungsional dan berorientasi pada pengalaman pengguna.
Seluruh rangkaian tersebut akan ditutup melalui AI Innovation Sprint: Be The Builder – Bring Your Solutions To Life, sebuah kegiatan mentoring yang direncanakan berlangsung secara offline di Bandung. Pada sesi ini, peserta berkesempatan membawa rancangan ide startup atau solusi AI untuk mendapatkan arahan, validasi, serta masukan dari para expert guna menyempurnakan solusi yang telah dikembangkan.
Melalui AI Connect: The Founders’ Trinity, Telkom AI Center Bandung berharap dapat mendorong lahirnya talenta digital yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi AI, tetapi juga memiliki perspektif bisnis dan desain dalam menciptakan inovasi. Dengan mengombinasikan ketiga peran 3H, peserta diharapkan dapat mengembangkan ide menjadi solusi digital yang menjawab kebutuhan nyata pasar dan memiliki potensi untuk tumbuh menjadi bisnis berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

