IKLAN
Ragam

240 Hektar Terancam Gagal Panen, Bupati Tegal Minta PT Minarta Berikan Kompensasi Untuk Petani dan Salurkan Air Lewat Pipa

Avatar photo
×

240 Hektar Terancam Gagal Panen, Bupati Tegal Minta PT Minarta Berikan Kompensasi Untuk Petani dan Salurkan Air Lewat Pipa

Sebarkan artikel ini

Tidak berhenti pada teguran, Bupati Ischak Maulana didampingi Anggota DPRD serta Kepala Dinas terkait selain membuka ruang dialog antara PT Minarta dan warga serta petani dan mengeluarkan instruksi konkret yaitu,

IKLAN

PT Minarta wajib menambah alat berat dan tenaga kerja mempercepat penyelesaian proyek sehingga petani dapat kembali bercocok tanam.

Kemudian PT Minarta pelaksana Proyek Revitalisasi Bendungan Danawarih harus membuat pipa sodetan sementara, agar air tetap bisa mengalir ke sawah petani.

Selanjutnya PT Minarta pelaksana proyek dengan anggaran APBN senilai 65 Miliar ini harus memberikan kompensasi ke petani yang mengalami dampak kekeringan dan ancaman gagal panen.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman juga meminta dibentuk tim pemantau dari Dinas PUPR, Dinas Pertanian, dan Kecamatan untuk mengawal hasil dialog dengan PT Minarta pelaksana Proyek 65 Miliar dana APBN tersebut.

Dalam video di akun milik pribadi, Bupati Tegal menjelaskan bahwa ini Tak ada yang menentang pembangunan, namun karena miskinnya komunikasi, dan abainya empati telah membuat rakyat kecil kembali jadi korban.

Di tengah kebijakan besar dan anggaran miliaran rupiah untuk ketahanan pangan, realitas di akar rumput masih menampilkan ironi, petani tanpa air, sawah tanpa panen.

Untuk diketahui, bahwa Satu proyek bisa membanggakan pemerintah, tapi juga bisa menghapus puluhan ton gabah hingga menghancurkan ratusan dapur rakyat.

“Saya minta kawal hasil dialog ini, agar  proyek terkait  Revitalisasi Bendungan Danawarih senilai Rp. 65 Miliar berjalan sesuai harapan masyarakat.

Tim Redaksi

Cahyo
Reporter Cahyo
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Cahyo

Terbaru dari Cahyo