IKLAN
Sorotan Utama

KPK dan Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Klaim Bupati Pekalongan Fadia Arafiq soal OTT

Avatar photo
×

KPK dan Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Klaim Bupati Pekalongan Fadia Arafiq soal OTT

Sebarkan artikel ini

Jadi Pelajaran bagi Kepala Daerah

Di luar klarifikasi, Ahmad Luthfi menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen pemberantasan korupsi di Jawa Tengah. Ia mengingatkan seluruh kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, Pemprov Jateng selama ini telah aktif bekerja sama dengan Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) dalam memberikan pengarahan antikorupsi kepada kepala daerah hingga anggota DPRD. Bahkan, peringatan keras soal larangan penyimpangan anggaran telah disampaikan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

IKLAN

Ia juga menyoroti pentingnya sikap hidup sederhana bagi pejabat publik. Gaya hidup hedon dan pamer kekayaan, tegasnya, tidak boleh menjadi karakter seorang pemimpin daerah.

“Harus jadi contoh yang baik. Dengan cara apa? Ya birokrasi yang sehat, bersih, dan sesuai rule of law,” tandasnya.

Luthfi mengingatkan, pejabat publik adalah cerminan institusi yang dipimpinnya. Ia menggunakan pepatah lama sebagai pengingat: “Ikan busuk itu berawal dari kepalanya.” Kepala daerah, kata dia, wajib menjadi teladan — bukan sumber masalah.

Kasus OTT Bupati Pekalongan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat hukum di Indonesia. hingga kini masih mendalami kasus tersebut. ***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P