Aksi unjuk rasa berlangsung pada Senin (5/1/2026). Massa berkumpul di halaman Balai Desa Benda.
Aksi juga dipusatkan di pertigaan Desa Benda yang berada di ruas jalan provinsi Bumiayu–Sirampog.
Warga mengusung tema “bersih-bersih balai desa”. Tema tersebut dijadikan simbol tuntutan perubahan dan pembenahan tata kelola pemerintahan desa.
Dalam orasi yang disampaikan, warga secara terbuka menuntut agar Kepala Desa Benda mengundurkan diri dari jabatannya.
Massa menilai terdapat berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang dinilai merugikan masyarakat.
Warga menyebut kepemimpinan kepala desa dinilai tidak lagi mencerminkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Mereka juga menilai komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat tidak berjalan dengan baik.
Sebagai bentuk penguatan tuntutan, warga melakukan aksi simbolik dengan membubuhkan tanda tangan di atas kain putih.
Kain tersebut dibentangkan di badan jalan dan ditandatangani oleh peserta aksi secara bergiliran.
Tanda tangan tersebut menjadi bentuk pernyataan sikap kolektif warga Desa Benda.
Tim Redaksi
