Kondisi serupa terjadi di RT 05 RW 09 Desa Kutamendala. Satu rumah terancam longsor parah. Penghuninya harus membongkar sendiri rumahnya. Mereka kini mengungsi, tanpa kepastian kapan bisa pulang.
Pemerintah, Ini Waktunya Bertindak
Pertanyaannya sederhana: sampai kapan warga harus berjuang sendiri?
Ini bukan lagi soal swadaya atau gotong royong. Ini tentang tanggung jawab negara melindungi warganya.
Pemerintah daerah harus segera turun tangan. Kirim alat berat. Sediakan material bronjong. Bangun tanggul yang kuat.
Jangan tunggu korban jiwa berjatuhan. Jangan tunggu puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.
Penanganan darurat harus dimulai sekarang. Bukan besok. Bukan minggu depan.
Risiko Masih Sangat Tinggi
Kondisi lapangan menunjukkan situasi genting. Tanggul yang jebol membuat arus sungai makin deras. Pengikisan tebing berlangsung terus-menerus.
Hujan bisa memperburuk keadaan kapan saja. Tanah longsor susulan sangat mungkin terjadi. Rumah-rumah lain bisa ikut ambruk.
Warga sudah waspada. Mereka sudah gotong royong. Tapi kewaspadaan dan gotong royong tak cukup melawan bencana alam.
Mereka butuh intervensi struktural. Butuh anggaran memadai. Butuh peralatan modern.

