Portal Pantura – Harga sejumlah komoditas pangan utama di pasar tradisional tercatat bergerak variatif pada transaksi Senin pagi, 26 Oktober 2026.
Cabai rawit merah menjadi komoditas paling disorot konsumen karena harganya masih melonjak tinggi hingga menyentuh angka Rp102.950 per kilogram.
Berdasarkan data resmi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pukul 08.38 WIB, pergerakan harga komoditas utama memperlihatkan tren yang beragam.
Sementara itu, pergerakan harga beras secara umum di pasaran terpantau relatif terkendali dan stabil.
Rincian Harga Beras Semua Kualitas
Untuk komoditas beras kualitas medium I dan medium II, harganya bertahan stabil masing-masing di angka Rp16.650 per kilogram dan Rp16.450 per kilogram.
Beras kualitas super I mengalami kenaikan tipis sebesar 0,28 persen atau naik Rp50 menjadi Rp18.000 per kilogram.
Di sisi lain, beras kualitas super II dilaporkan tetap stabil pada kisaran harga Rp17.400 per kilogram.
Pasokan beras kualitas bawah I dan bawah II juga tidak mengalami perubahan harga, tetap di angka Rp14.900 per kilogram serta Rp14.750 per kilogram.
Dinamika Harga Cabai dan Bumbu Dapur
Kenaikan harga terjadi pada cabai merah besar yang terkerek 0,73 persen atau naik Rp550 menjadi Rp75.600 per kilogram.
Sebaliknya, harga cabai merah keriting melandai 1,43 persen dan kini berada di level Rp86.100 per kilogram.
Adapun cabai rawit hijau turun tipis 0,43 persen ke angka Rp79.400 per kilogram.
Meski cabai rawit merah terkoreksi turun 0,96 persen, harganya tetap berada di level tinggi yaitu Rp102.950 per kilogram.
Komoditas bawang merah ukuran sedang turut mengalami penurunan tipis 0,13 persen menjadi Rp37.100 per kilogram.
Hal serupa terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang terkoreksi turun 0,13 persen menjadi Rp38.450 per kilogram.
Pergerakan Harga Daging, Minyak, dan Gula
Pada sektor protein hewani, seluruh kualitas daging sapi kompak mengalami penurunan harga secara bersamaan.
Daging sapi kualitas I kini tercatat di harga Rp152.550 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di level Rp143.500 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar mengalami penurunan sebesar 1,6 persen atau turun Rp650 menjadi Rp39.950 per kilogram.
Telur ayam ras segar juga menyusut tipis 0,34 persen menjadi Rp29.550 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng curah, harganya sedikit terkerek 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,2 persen ke angka Rp24.350 per kilogram, sementara bermerek II stabil di angka Rp23.600 per kilogram.
Terakhir, gula pasir kualitas premium stabil di Rp20.550 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik 0,26 persen menjadi Rp19.400 per kilogram.***

