Komandan Kodim 0713/Brebes dalam keterangannya menjelaskan bahwa kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dari sisi infrastruktur maupun ekonomi. Aktivitas masyarakat yang meningkat selama pelaksanaan program dinilai dapat memutar roda perekonomian lokal.
“TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” ujarnya.
Pengamat pembangunan pedesaan menilai, kegiatan yang mampu mengumpulkan massa dalam jumlah besar secara tidak langsung menciptakan efek berganda (multiplier effect). Pedagang kecil memperoleh penghasilan, perputaran uang meningkat, dan aktivitas ekonomi lokal menjadi lebih dinamis, meskipun berlangsung dalam waktu singkat.
Fenomena yang terlihat di Desa Cikuya menjadi gambaran bagaimana program pembangunan terpadu dapat membawa manfaat di luar tujuan utamanya. Antusiasme warga yang tinggi tidak hanya mencerminkan dukungan terhadap program TMMD, tetapi juga menunjukkan potensi ekonomi yang dapat tumbuh dari setiap kegiatan masyarakat berskala besar.
Bagi para pedagang kecil, hari pembukaan TMMD bukan sekadar menyaksikan seremoni, melainkan juga kesempatan nyata untuk meningkatkan pendapatan. Senyum para pelaku UMKM di sela kesibukan melayani pembeli menjadi potret sederhana bahwa pembangunan, pada akhirnya, diharapkan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.***

