TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Insight

Arti Kata “Stecu” yang Sedang Viral di TikTok dan Instagram: Simbol Gaya Cuek dalam Tren Gaul Anak Muda?

×

Arti Kata “Stecu” yang Sedang Viral di TikTok dan Instagram: Simbol Gaya Cuek dalam Tren Gaul Anak Muda?

Sebarkan artikel ini
Anggit Wp joged Stecu yang sedang viral. Foto: Tangkapan layar InstaSoty Anggit Wp.
Anggit Wp joged Stecu yang sedang viral. Foto: Tangkapan layar InstaSoty Anggit Wp.
IKLAN
Ukuran teks

Reaksi Netizen dan Dampaknya

Respons masyarakat terhadap kata “stecu” cukup beragam. Sebagian besar netizen menyambut istilah ini dengan antusias, terutama mereka yang aktif di platform digital. Mereka menganggap kata ini lucu, catchy, dan relevan dengan dinamika hubungan masa kini, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda.

Di sisi lain, ada pula yang menganggap bahwa tren semacam ini hanya bersifat musiman dan bisa memudar seiring munculnya kata gaul baru. Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa kehadiran “stecu” berhasil menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir, bahkan merambah ke dunia nyata dalam percakapan sehari-hari.

Bahasa Gaul dan Evolusi Komunikasi

Fenomena “stecu” bukan yang pertama dan tampaknya bukan yang terakhir dalam deretan istilah gaul yang muncul dari media sosial. Sebelumnya, publik juga pernah disuguhkan dengan kata-kata seperti “spill”, “healing”, “gabut”, “mager”, dan “santuy” yang menjadi bagian dari kosakata tidak resmi, namun sangat populer.

iklan

Bahasa gaul seperti ini mencerminkan fleksibilitas dan kreativitas dalam berbahasa, serta menunjukkan bagaimana generasi muda menciptakan makna baru dalam konteks sosial mereka. Tak jarang, istilah tersebut bahkan masuk ke dalam kamus tidak resmi atau digunakan dalam konteks iklan dan pemasaran untuk menarik perhatian khalayak muda.

Kata “stecu” yang kini sedang viral di TikTok dan Instagram merupakan bentuk bahasa gaul yang berkembang dari kreativitas musisi dan pengguna media sosial. Dengan makna setelan cuek, istilah ini menggambarkan sikap atau gaya yang terkesan tidak peduli, namun memiliki daya tarik tersendiri.

Fenomena ini menjadi contoh nyata bagaimana media sosial menjadi arena penyebaran budaya populer yang memengaruhi bahasa dan gaya komunikasi masyarakat, khususnya generasi muda. Meski tren seperti ini bisa bersifat sementara, keberadaannya menandai dinamika sosial yang terus berkembang di era digital saat ini.

Apakah kata “stecu” akan bertahan atau menghilang seperti tren sebelumnya? Waktu yang akan menjawab. Namun untuk saat ini, “stecu” telah menjadi simbol gaya yang sedang digandrungi di dunia maya.***

Julista Putri

Terbaru dari Julista Putri