Para peserta dibekali pemahaman tata cara penyembelihan syar’i, syarat hewan, hingga manajemen penanganan daging secara hieginis.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diajak menerapkan prinsip ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal dalam setiap proses penyembelihan.
Chasan menegaskan bahwa hadirnya JULEHA terampil sangat krusial, terutama saat lonjakan pemotongan hewan kurban pada hari raya Iduladha.
“Kami berharap edukasi ini menjadi langkah awal untuk melahirkan kader-kader JULEHA yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran terhadap pentingnya penyembelihan halal. Dukungan pemerintah desa sangat penting agar semangat SADESA JULEHA dapat berkembang menjadi gerakan bersama, bahkan menuju harapan satu masjid atau musala satu JULEHA di Kabupaten Brebes,” tutur Chasan Mudofar.
Sinergi TMMD dan Penguatan Kapasitas Desa
Program TMMD Sengkuyung Tahap IV T.A. 2026 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada sasaran fisik dan pembangunan infrastruktur desa semata.
TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan penguatan kapasitas warga untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Edukasi keagamaan dan higienitas pangan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa membutuhkan sentuhan keterampilan praktis.
Kolaborasi antara Kodim 0713/Brebes, Pemdes Penggarutan, dan DPD JULEHA Brebes diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Brebes.***

