“Kalau ada tanda-tanda penyesalan, tentu yang terbaik adalah membantu pasangan tersebut. Namun, jika tidak, maka jalan terbaik adalah berpisah secara baik-baik,” kata Buya Yahya.
Kapan Perceraian Dibolehkan?
Islam memberi ruang untuk bercerai ketika perselingkuhan terus berulang dan menimbulkan mudarat besar dalam rumah tangga.
Dalam kondisi itu, perceraian diperbolehkan demi mencegah kerusakan yang lebih luas, termasuk dampak pada anak-anak.
Namun, Islam tetap menganjurkan agar setiap persoalan rumah tangga diselesaikan lewat musyawarah, dengan kepala dingin, dan mempertimbangkan kemaslahatan semua pihak.
Kesimpulannya, keputusan bertahan atau bercerai sepenuhnya kembali pada kondisi masing-masing pasangan. Yang terpenting, keputusan itu lahir dari pertimbangan matang, bukan semata dorongan emosi sesaat.***

