Portal Pantura, Brebes -Musim kemarau panjang terus memicu krisis air bersih di wilayah Brebes selatan. Menanggapi kondisi tersebut, bantuan pasokan air mulai disalurkan bagi masyarakat terdampak.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mendistribusikan 4.000 liter air bersih untuk warga Desa Karangjongkeng, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Kamis, (10/09/2026). Penyaluran ini menjadi langkah awal dalam merespons kekeringan di wilayah tersebut.
Sinergi Pemerintah Desa dan BPBD Brebes
Penyaluran air bersih ini bermula dari usulan Pemerintah Desa Karangjongkeng kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes pada Senin (31/08/2026) silam. BPBD Brebes kemudian berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana untuk menyalurkan pasokan air.
Pihak BBWS Pemali Juana bergerak setelah memantau informasi krisis air bersih di media sosial BPBD Brebes. Wilayah Kecamatan Tonjong dan Bumiayu menjadi area yang paling membutuhkan perhatian akibat mengeringnya sumber air warga.
Penyaluran Pertama di Kecamatan Tonjong
Koordinator Bendungan Penjalin, Purwanto, menjelaskan bahwa aksi sosial ini murni ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar harian warga.
“Ini sedang ada kegiatan bantuan air bersih dari BBWS Pemali Juana di Desa Karangjongkeng. Tujuannya untuk membantu masyarakat yang kekurangan air bersih,” ujar Purwanto.
Purwanto menambahkan, distribusi air bersih di Kecamatan Tonjong menyasar dua titik utama. Selain Desa Karangjongkeng, penyaluran juga dilakukan di Desa Purwodadi.
“Di Kecamatan Tonjong ini ada dua desa, yaitu Desa Karangjongkeng dan Desa Purwodadi,” terangnya.
Apresiasi Warga dan Pemerintah Desa
Bantuan pasokan air tersebut disambut lega oleh warga setempat. Ketua RW 03 Desa Karangjongkeng, Mukhtar, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian para petugas di lapangan.
“Sangat berterima kasih sekali kepada para petugas yang telah dengan penuh keikhlasan untuk membantu warga kami. Karena di musim kemarau saat sekarang ini butuh sekali air, terutama air bersih, karena sungai kita tidak ada yang mengalir sama sekali,” ungkap Mukhtar.
Mukhtar berharap bantuan yang diterima dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian. “Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bermanfaat bagi para warga,” tambahnya.
Harapan Koordinasi Berkelanjutan
Kepala Desa Karangjongkeng, H. Abdul Mukhit, S.H., turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada BBWS Pemali Juana dan BPBD Kabupaten Brebes. Ia mengakui kekeringan tahun ini sangat berdampak pada kehidupan warganya.
“Kami selaku Pemerintah Desa Karangjongkeng mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BBWS Pemali Juana, BPBD Kabupaten Brebes, dan seluruh pihak yang telah membantu warga kami,” tutur Abdul Mukhit.
Ia pun berharap penanganan krisis air bersih dapat terus berlanjut jika musim kemarau masih berlangsung panjang. Koordinasi antarinstansi diharapkan tetap terjalin demi menjamin ketersediaan air bagi warga.***

