Pemekaran dianggap solusi agar pembangunan lebih fokus dan merata. Daerah baru diharapkan bisa mengelola potensi lokalnya secara optimal.
Namun harapan ini kini terbentur birokrasi yang berbelit. Berkas yang sudah disiapkan tak kunjung dibahas.
Tunggu Tindak Lanjut DPRD
Kini bola ada di tangan Komisi A DPRD Jateng. Janji untuk memanggil Pemprov jadi kunci membuka jalan buntu.
Bagi KPPKB, perjuangan belum selesai. Mereka harus terus mengawal agar janji para wakil rakyat tidak hanya di bibir.
Aspirasi masyarakat Brebes selatan untuk hidup lebih baik tidak boleh mati di tengah jalan. Tanpa sinergi antara rakyat, eksekutif, dan legislatif, pemekaran hanya akan jadi catatan kusam di arsip birokrasi.
Pertanyaannya: kapan DPRD Jateng benar-benar bertindak?.***
Tim Redaksi

