Portal Pantura – Kementerian Kehutanan akan membuka lowongan besar-besaran untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polisi Kehutanan pada 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi pencari kerja, terutama lulusan SMA dan SMK.
Target Rekrutmen hingga 2028
Pemerintah menargetkan penambahan 21.000 Polisi Kehutanan baru sampai 2028. Langkah ini diambil untuk mengatasi kekurangan personel dalam menjaga kawasan hutan Indonesia.
Pendaftaran CPNS Polhut 2026 diprediksi dibuka pada kuartal ketiga tahun ini. Meski jadwal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum keluar, persiapan sudah mulai dilakukan.
Formasi Terbesar untuk Lulusan SMA/SMK
Kemenhut mengalokasikan 11.340 posisi untuk Polhut Pemula. Angka ini setara 54 persen dari total kebutuhan personel.
Formasi ini dikhususkan untuk lulusan SMA atau SMK Kehutanan. Mereka akan ditempatkan langsung di Resort Kehutanan di berbagai daerah.
Pemerintah memprioritaskan putra-putri daerah dan alumni SMK Kehutanan Negeri (SMKKN). Strategi ini bertujuan menempatkan personel yang memahami karakteristik wilayah setempat.
Selain jenjang pemula, tersedia juga formasi untuk lulusan D3 dan S1 melalui jalur Polhut Ahli Pertama.
Gaji dan Tunjangan Menarik
Status ASN bukan satu-satunya daya tarik formasi ini. Skema penghasilan Polhut tergolong kompetitif dibanding jabatan PNS lainnya.
Berdasarkan Perpres Nomor 96 Tahun 2022, Polisi Kehutanan menerima tunjangan jabatan fungsional. Besarannya bervariasi antara Rp300.000 hingga Rp2.190.000 per bulan.
Tunjangan ini belum termasuk gaji pokok PNS. Total penghasilan (take home pay) Polhut pemula bisa mencapai lebih dari Rp4,9 juta per bulan.

