Bantuan kartu perdana IM3 dan Tri yang dibagikan secara gratis menjadi jembatan pengungsi tetap terhubung dengan sanak keluarga, membagikan kabar, atau sekadar mendengar suara orang terkasih di seberang telepon.
Di antara para pengungsi, Warsinah (47) asal dari Desa Babakan mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah, bantuan sangat berarti untuk kami.
Harapan saya ke depan bisa punya rumah tinggal lagi dan hidup seperti sebelum kejadian ini,” katanya dengan mata yang berusaha tegar.
Bagi Indosat, aksi di Brebes ini bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang menjadi sahabat masyarakat, di saat suka maupun duka.
Dengan semangat gotong royong serta keberlanjutan, Indosat membuktikan bahwa perusahaan teknologi menjadi pelipur lara di tengah bencana.***

