“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur ada yang peduli dan mengirimkan air bersih ke tempat kami. Selama ini kami harus berjuang mencari air cukup jauh dari rumah,” ungkap Ibu To.
Perempuan paruh baya ini juga menaruh harapan besar pada keberlanjutan program pasokan air bersih tersebut. “Semoga bantuan seperti ini terus ada sampai musim hujan tiba,” sambungnya dengan wajah penuh syukur.
Bencana kekeringan musiman di wilayah Paguyangan jelas membutuhkan solusi jangka panjang yang lebih nyata. Langkah konkret dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar warga tidak lagi menderita kelangkaan air minum.***
Berita Pilihan
Tim Redaksi
Jurnalis
Yudhi P
Editor
Portal Pantura

