Portal Pantura – Detik-detik Proklamasi menggema dari pengeras suara di Jalan Pancasila, Kota Tegal tak hanya berdiri tegak untuk menghormat sang Merah Putih.
Kota ini bergerak. Kota ini berbicara. Kota ini menjawab kemerdekaan bukan dengan basa-basi, tapi dengan tindakan yang menggugah nurani.
Minggu (17/8), perayaan kemerdekaan RI ke-80 di Kota Tegal menjadi panggung transformasi.
Di bawah langit yang biru dan semangat yang merah menyala, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin upacara penuh makna.
Tapi siapa sangka, yang hadir bukan hanya seremoni tahunan melainkan gebrakan sosial yang terasa hingga ke akar masyarakat.
PNS yang puluhan tahun mengabdi tak lagi hanya menerima tepuk tangan dan mereka diganjar Satyalancana Karya Satya bukti bahwa loyalitas pengabdian masih dihargai di negeri ini.
Para tenaga kesehatan, yang selama ini bertarung di garis depan tanpa sorotan kamera, diberi Tanda Kehormatan Ksatria Bakti Husada Arutala.
Dan bukan hanya sekadar simbol tapi merupakan pengakuan yang layak bagi para pahlawan kesehatan.
Bahkan Di tengah upacara, Wali Kota Tegal meledakkan semangat baru peluncuran
Program Kerja dan Kuliah Gratis. Sebuah solusi visioner bagi anak muda Tegal yang terjepit biaya, tapi punya mimpi besar.
Tim Redaksi
