Program ini bukan utopia ini janji yang dikawal, dibuka untuk semua, dan jadi mercusuar harapan di tengah krisis ekonomi yang belum pulih total.
“Pejuang masa kini adalah mereka yang berkarya, berinovasi, menyelesaikan masalah. Kita tak butuh seremoni tanpa isi. Kita butuh gerakan!”Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Tegal.
Di Lapas Kelas IIB Tegal, puluhan warga binaan menitikkan air mata saat menerima SK Remisi Umum 17 Agustus. Bahkan bagi sebagian, ini bukan sekadar potongan masa hukuman.
Dengan mengusung tema nasional Bersatu Berdaulat, Rakyat bersatu, Kota Tegal membuktikan diri sebagai garda depan perubahan.
Bukan sekadar menggelar bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan, tetapi menghadirkan kebijakan menyentuh rakyat dan dari Jalan Pancasila, suara perubahan menggema ke seluruh pelosok negeri.***
Tim Redaksi
