Portal Pantura – Kamis siang yang cerah di Kota Tegal membawa suasana hangat dan penuh semangat di Ruang Adipura Balai Kota Tegal.
Sebanyak 133 mahasiswa Universitas Alma Ata Yogyakarta tampak antusias, duduk berjejer rapi, bersiap sambut pengalaman baru yang tak sekadar akademik melainkan pengabdian.
Mereka datang bukan hanya sekadar untuk “berkunjung”, tetapi untuk tinggal, belajar, dan memberi makna. Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) yang mereka jalani kali ini membawa misi yang besar.
Diantaranya mendorong gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular, dengan pendekatan edukatif dan juga pemberdayaan ekonomi, sinergi bersama masyarakat lokal.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, saat menyambut kedatangan para mahasiswa menekankan keberadaan mahasiswa bukan sekadar program seremonial tahunan saja melainkan langkah nyata dalam menyemai perubahan sosial.
“Kehadiran kalian bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai mitra pembangunan, sahabat masyarakat, dan agen perubahan,” ucapnya, disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia juga menyampaikan rasa bangga karena sejak tahun 2023, Universitas Alma Ata telah menjadikan Kota Tegal sebagai lokasi pelaksanaan KKN-T.
Ini bukan hanya bukti kepercayaan institusi pendidikan, tetapi juga cerminan potensi kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Tema besar KKN-T tahun ini “Optimalisasi Gaya Hidup CERDIK untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular melalui Integrasi Edukasi Kesehatan,
Peran Guru, dan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal.” Sebuah tema yang tidak hanya relevan, tetapi juga sangat kontekstual dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini.
Tim Redaksi


