Dorong Petani Masuk Pasar Digital dan Produk Olahan
Salah satu poin penting yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah strategi pemasaran. Adi Susanto mendorong petani untuk tidak hanya mengandalkan jalur penjualan konvensional, seperti menjual langsung ke tengkulak atau pasar tradisional, tetapi juga mulai merambah platform digital.
Pemasaran melalui media sosial dan marketplace dianggap membuka peluang yang lebih luas karena memungkinkan petani menjangkau konsumen secara langsung tanpa perantara. Dengan begitu, margin keuntungan yang diterima petani berpotensi lebih besar.
Lebih jauh, pemateri mendorong petani untuk berpikir kreatif dengan mengolah hasil panen menjadi produk turunan. Produk olahan, seperti tepung singkong, keripik, atau aneka makanan berbahan baku lokal, dinilai memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibanding menjual bahan mentah.
Harapan Berkelanjutan
Melalui program sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berharap ilmu dan strategi yang telah dibagikan tidak berhenti sebatas wacana. Mereka mendorong para petani Desa Cilibur untuk segera mengaplikasikan strategi tersebut demi mewujudkan peningkatan kesejahteraan yang nyata dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program KKN, bila dirancang dengan tepat sasaran, mampu memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa.***

