Portal Pantura, Brebes – Puluhan petani Desa Cilibur, Kabupaten Brebes, mendapatkan pembekalan strategi peningkatan ekonomi dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban. Sosialisasi yang berlangsung di Balai Desa Cilibur itu menghadirkan dosen sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, Adi Susanto, S.H., S.Pd., M.M., sebagai pemateri utama.
Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN selama masa pengabdian di desa tersebut. Para peserta yang hadir adalah petani lokal yang selama ini menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian, namun kerap menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan hasil dan pendapatan mereka.
Disambut Positif Warga dan Kelompok Tani
Ketua Kelompok Petani Desa Cilibur, M. Baehaqi, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi para petani yang membutuhkan wawasan baru untuk menghadapi dinamika pertanian masa kini.
“Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap ilmu yang disampaikan dapat diterapkan oleh para petani di Desa Cilibur,” ungkapnya saat membuka acara.
Antusiasme peserta terlihat dari jalannya diskusi yang berlangsung interaktif, dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan petani kepada pemateri sepanjang sesi tanya jawab.
Analisis Sebelum Tanam, Kunci Efisiensi Produksi
Dalam paparannya, Adi Susanto menekankan bahwa keberhasilan usaha tani tidak semata ditentukan oleh kerja keras di ladang, tetapi juga oleh perencanaan yang matang sebelum musim tanam dimulai.
Petani, menurutnya, perlu melakukan analisis menyeluruh terhadap jenis tanaman yang akan dibudidayakan. Analisis itu mencakup nilai jual komoditas di pasaran, kualitas bibit yang tersedia, serta kesesuaian tanaman dengan kondisi geografis dan iklim setempat. Langkah ini dinilai penting untuk menekan risiko kerugian sekaligus memaksimalkan potensi hasil panen.
“Petani perlu tahu apa yang sedang dibutuhkan pasar sebelum memutuskan apa yang akan ditanam,” ujar Adi Susanto dalam sesi tersebut.
Teknologi dan Teknik Tepat Tekan Biaya Produksi
Sosialisasi juga menyoroti pentingnya adopsi teknologi dalam proses pengolahan lahan. Penggunaan alat dan metode pertanian modern dinilai mampu menekan biaya produksi secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja para petani.
Selain aspek produksi, teknik perawatan tanaman yang benar, metode panen yang tepat waktu, hingga pengemasan hasil pertanian turut dibahas secara rinci. Pemateri menegaskan bahwa tampilan dan kemasan produk pertanian yang baik dapat mendongkrak nilai jual di mata konsumen dan pembeli.

