Ketua FK PKBM Kabupaten Brebes, Syaefullah, mengatakan peserta berprestasi akan dipersiapkan untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Jangan memandang sebelah mata pendidikan nonformal, karena pendidikan nonformal juga memiliki sistem yang lengkap seperti pendidikan formal dan menjadi wadah belajar sepanjang hayat,” tegasnya.
Sekretaris Dindikpora Brebes, H. Untung Sunoto, mengapresiasi penyelenggaraan Perkemahan Jawara perdana ini. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma memberikan perhatian besar pada pendidikan, baik formal maupun nonformal.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa warga belajar dan pengelola PKBM memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi. Tidak ada alasan lagi untuk memandang sebelah mata pendidikan nonformal,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PKS, Arifin, S.Pd., M.H., turut memberikan apresiasi. Menurutnya, PKBM saat ini sudah setara dengan sekolah formal dari sisi sistem pembelajaran, kurikulum, hingga kelulusan.
“PKBM merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang memberikan kesempatan kepada masyarakat yang kurang mampu atau sempat putus sekolah untuk kembali memperoleh pendidikan,” katanya.
Hadir dalam kegiatan ini Korwilcam Kecamatan Paguyangan Syafrina Rakhmawati, Kasi Trantib Kecamatan Paguyangan Seger, unsur Koramil Paguyangan, serta seluruh pengelola PKBM se-Kabupaten Brebes.
Perkemahan Jawara 2026 diharapkan menjadi agenda rutin tahunan sekaligus memperkuat eksistensi pendidikan kesetaraan di Kabupaten Brebes.***

