Portal Pantura, Brebes – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Brebes menggelar program Police Go To School di SMA Negeri 1 Brebes, Senin (9/2/2026). Kegiatan edukatif ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang tengah berlangsung.
Kepala Satlantas Polres Brebes, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Zainurrozaq, bertindak sebagai pembina upacara bendera pada pagi hari tersebut. Ia didampingi Kepala Unit Kamseltibcarlantas (Kamsel) beserta sejumlah anggota dari unit yang sama. Seluruh siswa dan tenaga pengajar SMA N 1 Brebes turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu.
Edukasi Berlalu Lintas Sejak Dini
Dalam sambutannya, AKP Ahmad Zainurrozaq menyampaikan materi sosialisasi seputar fungsi dan peran kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu dan peraturan berlalu lintas sebagai kunci utama meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
“Kami hadir di lingkungan sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini. Para pelajar adalah generasi penerus yang harus paham pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Kasatlantas.
Tidak hanya soal lalu lintas, sosialisasi juga mencakup bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan remaja. Langkah preemtif dan preventif ini dinilai penting untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan taat hukum.
Operasi Keselamatan Candi Targetkan Tujuh Pelanggaran Prioritas
Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri telah bergulir sejak 2 Februari dan akan berlangsung hingga 15 Februari 2026. Operasi ini dirancang khusus untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta tingkat fatalitas korban, sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan.
Polres Brebes menetapkan tujuh jenis pelanggaran sebagai sasaran utama operasi. Pertama, pengendara yang mengoperasikan ponsel saat berkendara. Kedua, pengemudi kendaraan bermotor yang belum cukup umur. Ketiga, pengendara sepeda motor tanpa helm berstandar SNI.
Sasaran keempat adalah pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman. Kelima, pengemudi dalam kondisi mabuk atau di bawah pengaruh alkohol. Keenam, pelanggar yang berkendara melawan arus. Dan ketujuh, pelaku balap liar atau kebut-kebutan di jalan umum.
Pelajar Diharapkan Jadi Pelopor Ketertiban
AKP Ahmad Zainurrozaq berharap kegiatan Police Go To School dapat memberikan dampak positif jangka panjang. Menurutnya, para pelajar SMA N 1 Brebes diharapkan tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap adik-adik dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga mengingatkan keluarga, teman, dan masyarakat sekitar untuk tertib berlalu lintas,” jelasnya.

