Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mendukung terciptanya sistem pangan yang jauh lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sebagai pakar bioteknologi dan biokimia Prof Sastia aktif menjembatani kolaborasi riset strategis antara Indonesia dan Jepang.
Ia juga mendirikan Wellness by Bright Squad yang menghubungkan dunia sains inovasi dan kewirausahaan demi menciptakan dampak sosial.
Kehadiran sang akademisi memberikan pandangan baru bagi para delegasi mengenai peran vital teknologi dalam menjawab krisis pangan.
Youth Break the Boundaries berharap gagasan ini mampu memicu semangat generasi muda untuk terus berinovasi dan membangun jejaring global.
Adapun Japan Youth Summit 2026 Autumn Edition mengusung tema besar Beyond Limits Youth Leading the Next Era of Innovation and Global Stability.***

