Portal Pantura, Brebes – Kabupaten Brebes tengah menghadapi krisis sampah. Kondisi ini terungkap saat Anggota DPRD Brebes, Ade Apriyanto S.Si, menggelar reses di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Rabu (28/1/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan fakta mengejutkan. Dua Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Brebes sudah overload atau melampaui kapasitas.
“Selama ini kita hanya memindah sampah saja,” ungkap Ade di hadapan warga di aula Balai Desa Kutamendala.
Reses Tampung Aspirasi Warga
Reses merupakan program wajib anggota dewan di luar masa sidang. Kegiatan ini bertujuan mendekatkan wakil rakyat dengan konstituen.
Dalam reses kali ini, warga mengusulkan berbagai program pembangunan. Di antaranya pembangunan akses jalan di Dukuh Kembeng, pembangunan talud, hingga pengadaan kendaraan sampah.
Namun, persoalan sampah menjadi sorotan utama. Ade menekankan bahwa Brebes berada dalam status darurat sampah.
Solusi Dimulai dari Rumah Tangga
Ade menawarkan solusi konkret untuk mengatasi krisis sampah. Menurutnya, kunci penyelesaian masalah ada di tingkat rumah tangga.
“Jika sampah selesai di tingkat rumah tangga, maka permasalahan sampah bisa tertangani,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat memilah sampah sebelum dibuang. Pemilahan dilakukan dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.
“Pilah sampah organik dan unorganik,” imbau Ade. Jika setiap rumah tangga bisa menangani sendiri, maka permasalahan sampah akan selesai.

