Menurut Dalia, sebelum dilakukan perbaikan, akses jalan tersebut sering menjadi kendala bagi warga. Ketika hujan turun, permukaan jalan berubah menjadi lumpur sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama petani yang harus mengangkut hasil kebun maupun pakan ternak.
Kehadiran program TMMD dinilai sangat membantu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Selain memperlancar akses transportasi, pembangunan jalan juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian warga menuju pasar.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan prajurit bersama warga dalam kegiatan pembangunan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD menjadi sarana mempererat kebersamaan. Prajurit hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun fasilitas desa, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, progres pembangunan jalan di Desa Cikuya diharapkan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat diyakini akan semakin berkembang.
Melalui program TMMD ini, pembangunan desa tidak hanya menghadirkan perubahan fisik berupa jalan yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa.***

