Portal Pantura – Senin pagi yang cerah di kawasan wisata Guci. Uap hangat dari pemandian air panas berpadu dengan tawa riang pengunjung yang datang dari berbagai kota.
Namun di balik suasana liburan yang ramai, tampak sosok berseragam yang berjalan perlahan menyapa satu per satu wisatawan.
Dialah Bhabinkamtibmas, wajah ramah dari Polres Tegal yang menjadi penjaga kenyamanan di tengah keramaian libur panjang.
Di berbagai sudut destinasi wisata Kabupaten Tegal, tak sulit menemukan kehadiran anggota kepolisian yang tidak sekadar berjaga, tapi juga berinteraksi.
Mereka datang bukan dengan nada komando, melainkan dengan sapaan, senyum, dan seruan hangat: “Jaga barang bawaan ya, Bu… Jangan lengah, Pak…”
Kehadiran mereka merupakan bagian dari program “Liburan Nyaman, Wisata Aman” yang diinisiasi oleh Polres Tegal melalui Satuan Binmas.
Tujuannya sederhana namun vital memastikan wisatawan merasa aman dan tenang selama menikmati waktu libur.
“Ini bagian dari pelayanan kami, mendekatkan diri dengan masyarakat tanpa membuat mereka merasa diawasi.
Kami ingin menjadi mitra, bukan sekadar petugas,” ujar AKP Bambang Marsudiyanto, S.H., Kasat Binmas Polres Tegal.
Program ini tidak sekadar pengamanan. Ada misi edukasi di dalamnya. Lewat Bhabinkamtibmas, imbauan keamanan disampaikan dengan bahasa sederhana dan bersahabat,
Waspada terhadap copet, simpan barang berharga dengan aman, dan awasi anak-anak di area ramai.
Bahkan di Waduk Cacaban, salah satu spot favorit keluarga, Bhabinkamtibmas tampak memberi arahan ringan kepada rombongan wisatawan yang baru tiba.
Tak ada nada menggurui, dan hanya petunjuk dan kehadiran menenangkan.
Kabupaten Tegal memang memiliki daya tarik wisata yang tak bisa dianggap remeh.
Dari air panas Guci yang legendaris, hingga pantai selatan yang menawan.
Namun di balik potensi ekonomi ini, terselip tantangan keamanan yang tak bisa diabaikan.
Itulah sebabnya pendekatan yang dilakukan Polres Tegal tidak hanya represif, tapi juga preventif dan humanis.
Liburan, bagi mereka, adalah hak masyarakat. Dan memastikan rasa aman selama itu berlangsung, adalah tugas yang mereka emban dengan sepenuh hati.
“Kalau pengunjung nyaman dan aman, maka pariwisata pun tumbuh. Kami ingin Tegal jadi tujuan liburan yang tidak hanya indah, tapi bersahabat,” tutup AKP Bambang.***
Tim Redaksi


