Fokus ke Masyarakat
Kegiatan sosialisasi ini sengaja digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat akar rumput. Menurut Shintya, masyarakat desa juga punya hak yang sama untuk mendapatkan pemahaman yang kuat tentang jati diri bangsa.
“Pondasi bangsa yang kokoh itu dibangun dari bawah. Kalau masyarakat desa kuat dalam nilai kebangsaan, maka negara ini juga akan kuat,” ucapnya.
Selain menyampaikan materi, Shintya juga mendengarkan aspirasi warga terkait berbagai persoalan yang dihadapi sehari-hari.
Kehadiran langsung politisi muda ini disambut hangat oleh warga. Banyak yang mengaku senang karena bisa berdiskusi langsung dengan wakil rakyatnya tanpa jarak.
“Jarang ada anggota DPR datang langsung dan ngobrol kayak gini. Kami merasa dihargai,” ujar salah satu peserta yang hadir.
Perlu Sosialisasi Berkelanjutan
Shintya menambahkan, sosialisasi tentang 4 Pilar harus terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Terutama menyasar generasi muda yang rentan terpengaruh oleh isu-isu negatif, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
“Kalau anak-anak muda kita tidak dibekali pemahaman soal Pancasila dan kebangsaan, maka mereka akan mudah goyah. Ini tanggung jawab kita bersama, bukan cuma pemerintah,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, saling menghargai perbedaan, dan menjaga nilai-nilai luhur yang sudah menjadi warisan pendiri bangsa.
Komitmen Wakil Rakyat
Sebagai wakil rakyat, Shintya mengaku akan terus turun ke daerah untuk menyerap aspirasi dan menyampaikan edukasi politik yang sehat. Ia ingin masyarakat melek politik, tapi juga tetap menjaga etika dan nilai-nilai kebangsaan.
“Menjadi warga negara yang baik itu bukan cuma ikut pemilu. Tapi juga memahami nilai dasar bangsa dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Tim Redaksi

