TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Tebing Sungai Pedes Longsor Kembali, Warga Desa Kutamendala Brebes Terpaksa Mengungsi

×

Tebing Sungai Pedes Longsor Kembali, Warga Desa Kutamendala Brebes Terpaksa Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Rumah milik seorang warga di RT 05 RW 09 Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes ini sangat mengkhawatirkan karena berada tepat di bibir tebing sungai Pedes. (Foto: Ist)
Rumah milik seorang warga di RT 05 RW 09 Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes ini sangat mengkhawatirkan karena berada tepat di bibir tebing sungai Pedes. (Foto: Ist)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, Brebes – tebing Sungai Pedes kembali terjadi di Desa , Kabupaten Brebes. Kejadian ini memaksa warga Dukuh Satir RT 05 RW 09 mengungsi ke rumah tetangga pada Jumat (2/1/2025).

terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Warga langsung dievakuasi untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Empat Rumah Sudah Terdampak

Ketua RW 09 Desa , Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pengungsian dilakukan sebagai langkah antisipasi.

iklan

“Pengungsian dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Supriyadi saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, erosi Sungai Pedes bukan masalah baru. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan terus menggerus pemukiman warga.

“Sudah ada empat rumah yang menjadi korban,” ungkapnya.

Supriyadi menyebut, dampak tidak hanya di RT 05. Wilayah RT 03 RW 09 juga mengalami nasib serupa. Beberapa rumah di kawasan tersebut terpaksa ditinggalkan pemiliknya karena tidak layak huni.

Usulan Pembangunan Pengaman Tebing Belum Terealisasi

Kepala Desa , H. Fathuri SA.g, mengakui pihaknya sudah berulang kali mengusulkan pembangunan pengaman tebing. Usulan disampaikan melalui berbagai jalur, termasuk surat resmi dan forum Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).

“Sudah berulang kali diusulkan melalui surat maupun Musrenbang, namun sampai saat ini belum ada realisasinya,” ujar Fathuri dengan nada kecewa.

Menurutnya, pembangunan pengaman tebing sangat mendesak. Jika tidak segera ditangani, berpotensi merusak lebih banyak rumah dan mengancam keselamatan warga.

Ancaman Susulan

Kondisi tebing Sungai Pedes yang semakin rapuh menimbulkan kekhawatiran warga. Mereka takut susulan bisa terjadi kapan saja, terutama saat musim hujan.

Warga yang mengungsi kini tinggal sementara di rumah kerabat dan tetangga. Mereka berharap ada penanganan cepat dari pemerintah daerah.

“Kami tidak tahu harus tinggal di mana kalau kondisi terus seperti ini,” keluh Saepudin yang rumahnya terkena longsor tebing sungai Pedes.

Desakan Penanganan Segera

Kasus longsor di Desa menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana di daerah rawan erosi. Warga dan perangkat desa mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan pengaman tebing.

Tanpa tindakan konkret, puluhan keluarga terancam kehilangan tempat tinggal. Kerugian material pun terus bertambah seiring waktu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Brebes maupun provinsi terkait rencana penanganan longsor di Sungai Pedes.

Warga berharap tragedi ini menjadi prioritas penanganan bencana di tahun 2025. Keselamatan jiwa dan harta benda warga menjadi taruhan jika penanganan terus tertunda.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P