Proyek tersebut meliputi pembangunan running track pada Stadion Trisanja dan penataan Alun-Alun Hanggawana serta gedung baru Dinas Perhubungan dan juga peningkatan infrastruktur Balamoa, Pangkah Suradadi, dan Sokasari.
“Proyek ini adalah wajah pembangunan Kabupaten Tegal. Jangan biarkan rakyat hanya mendengar janji. Mereka ingin bukti nyata!” seru Bupati.
Bupati juga mengingatkan pentingnya pengawasan sejak dini, melibatkan konsultan pengawas untuk menjaga mutu pembangunan.
Ia pun menyoroti lemahnya penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), yang masih dianggap formalitas oleh banyak OPD.
“SPIP adalah benteng integritas, bukan sekadar checklist. Gunakan itu untuk memastikan kita berjalan di jalur yang efisien dan bersih dari korupsi,” tandasnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Tegal Ischak memberikan apresiasi atas kerja keras jajaran OPD.
Namun pada rakor tersebut Bupati Tegal mengingatkan, semester kedua masih menyimpan banyak tantangan.
“Capaian program kita bukan soal angka tinggi semata.Ukurannya yakni seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya semangat.***

