Potensi Bisnis dan Kontribusi untuk Swasembada Protein
Selain unggul dari segi ilmiah, FRESH-UP juga dirancang memiliki kelayakan finansial yang matang. Tim IPB menyasar sektor bisnis (business-to-business/B2B) dengan target utama produsen, pemotong daging, dan distributor pasokan daging merah.
Berdasarkan analisis kelayakan bisnis, produk ini menunjukkan potensi pasar yang cerah melalui indikator finansial seperti Return on Investment (ROI), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan masa pengembalian modal (payback period) yang terukur.
Putu Meita Pridayanti berharap inovasi karya anak bangsa ini mampu memperkuat ketahanan pangan nasional menuju swasembada protein.
“Kami berharap FRESH-UP dapat menjadi salah satu solusi inovatif dalam menjaga kualitas pangan, mengurangi limbah, serta memperkuat sistem distribusi protein nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tutur Meita.
Kehadiran FRESH-UP memvalidasi peran penting generasi muda terpelajar dalam menjawab tantangan logistik pangan nasional melalui pendekatan teknologi hijau berbasis sumber daya lokal.***
Penulis: Putu Meita Pridayanti/ Mahasiswa IPB University
Editor: Yudhi P

