Perbaiki Manajemen Rantai Pasok Bahan Baku UMKM
Tak hanya berfokus pada limbah, Mahasiswa KKN UNDIP juga menata tata kelola distribusi bahan baku pertanian dari ladang menuju produsen UMKM. Kegiatan ini digagas oleh salah satu mahasiswi KKN UNDIP, Aninda Maytri Azzahra, guna menjawab keluhan terhambatnya distribusi komoditas pisang dan jagung.
Menurut Aninda, meskipun Desa Pilangrejo memiliki banyak pengepul, distribusi bahan baku yang sering terlambat membuat produk yang disimpan menjadi mudah rusak. Hambatan rantai pasok ini sebelumnya memicu kerugian ekonomi bagi para produsen UMKM dan pemilik pos pengepulan warga.
Tata Layout Gudang Mikro dan Standardisasi
Menanggapi masalah tersebut, Mahasiswa KKN UNDIP merancang tata letak (layout) gudang mikro agar penyimpanan bahan baku tetap kering, aman, dan tahan lama. Perancangan disesuaikan dengan kapasitas pos pengepulan warga agar alur penerimaan dan pengeluaran barang menjadi lebih efisien.
Metode penataan meliputi pemetaan alur logistik panen, standardisasi penyimpanan, serta penggunaan label logistik dan lembar kontrol inventaris. Sarana pendukung seperti rak penyimpanan simulasi juga dihadirkan untuk memudahkan warga mempraktikkan manajemen gudang secara langsung.
Tekan Kerugian Hasil Panen Warga
Melalui kegiatan ini, warga dibekali SOP Rantai Pasok Bahan Baku serta Panduan Manajemen Penyimpanan Gudang Mikro secara terpadu. Penerapan sistem kontrol yang terstruktur ini bertujuan untuk memastikan seluruh bahan baku pertanian tercatat dan tersimpan dengan baik.
Bekal panduan manajemen ini diharapkan mampu membantu warga menekan potensi kerugian akibat keterlambatan distribusi dan kerusakan hasil panen. Efisiensi logistik tersebut secara langsung akan menjaga kualitas komoditas pisang dan jagung sehingga nilai jualnya tetap tinggi.
Sinergi Multidisiplin untuk Pemberdayaan Desa
Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari program multidisiplin Mahasiswa KKN UNDIP yang memadukan pendekatan teknik, manajemen, dan pemberdayaan kepada masyarakat. Integrasi berbagai bidang ilmu ini dirancang untuk mendorong nilai tambah ekonomi dari potensi Desa Pilangrejo.
Kolaborasi erat antara Mahasiswa KKN UNDIP, kelompok tani, pelaku UMKM, dan pemerintah desa ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian desa secara berkelanjutan. Sinergi ini sekaligus menjadi langkah awal bagi warga Desa Pilangrejo dalam mengelola potensi pertanian secara lebih produktif dan tertib.***
Penulis: Aninda Maytri Azzahra / Mahasiswa KKN Undip
Jurnalis: M Faqih Mawardi
Editor: Yudhi P

