Meski Operasi Aman Candi telah berakhir, Brigjen Latif menegaskan bahwa tindakan hukum terhadap premanisme akan terus dilanjutkan.
“Ini komitmen kami bersama pemerintah daerah untuk menegakkan hukum dan menjamin keamanan masyarakat. Lingkungan yang aman sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.
Polda Jateng tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga aktif melakukan langkah preventif. Kegiatan seperti patroli rutin, penjagaan, pengawalan, hingga penyuluhan di pusat-pusat ekonomi dan kawasan industri terus digencarkan.
Brigjen Latif juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pemberantasan premanisme. Ia berharap masyarakat tidak ragu melapor jika menemui praktik pemalakan atau intimidasi.
“Dukungan masyarakat sangat kami butuhkan. Laporkan jika ada aksi premanisme, baik oleh individu maupun kelompok. Kami tidak akan berhenti sampai Jawa Tengah bersih dari premanisme,” pungkasnya.***
Tim Redaksi

