Posisi wajah yang tidak presisi di tengah layar ponsel juga membuat sistem gagal memindai.
Penggunaan aksesori seperti masker, topi, maupun kacamata hitam turut menyulitkan pemindaian biometrik wajah.
Perbedaan data wajah terkini dengan basis data Dukcapil bisa menjadi pemicu utama gagalnya proses registrasi.
Selain itu, lensa kamera depan yang kotor serta koneksi internet buruk sering mengganggu jalannya verifikasi.
Penggunaan peramban atau browser yang belum diperbarui juga berpotensi menimbulkan masalah teknis pemindaian.
“Verifikasi wajah digunakan guna membantu memastikan identitas orang yang melakukan pendaftaran sesuai dengan identitas yang digunakan,” tulis Kemensos di laman resminya.
Langkah Praktis Mengatasi Gagal Pemindaian
Pengguna disarankan untuk melepaskan seluruh penutup wajah dan mengarahkan pandangan lurus ke kamera ponsel.
Pastikan Anda berada di ruangan berpenerangan cukup serta menghindari posisi membelakangi sumber cahaya.
Bersihkan lensa kamera depan ponsel dan pastikan perangkat terhubung dengan koneksi internet yang stabil.
Jika portal sulit diakses, cobalah berganti peramban seperti menggunakan Google Chrome atau Microsoft Edge terbaru.

