IKLAN
Sorotan Utama

Empati atau Lip Service? Pemkab Brebes Tunda Acara Ratusan Juta di Tengah Banjir Belum Usai

Avatar photo
×

Empati atau Lip Service? Pemkab Brebes Tunda Acara Ratusan Juta di Tengah Banjir Belum Usai

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura,  – Acara besar yang ditunggu-tunggu malah jadi polemik. Extravaganza dan perayaan Hari Jadi Kabupaten di wilayah resmi ditunda. Alasannya? Bentuk empati terhadap korban .

Namun keputusan ini justru memicu “kemarahan warga”. Mereka mempertanyakan: cukupkah sekadar menunda?

Penundaan Diumumkan, Kritik Bermunculan

IKLAN

Panitia dan Pemkab mengumumkan penundaan pada 28 Januari 2026. Mereka menyebut langkah ini sebagai wujud kepedulian terhadap musibah banjir yang melanda selatan.

Tapi respons masyarakat tidak seperti yang diharapkan.

Sejumlah kelompok warga justru menyuarakan kritik keras. Inti keberatannya sederhana: mengapa hanya ditunda, bukan dibatalkan?

Kondisi Korban Banjir: Masih Darurat

Banjir yang melanda wilayah selatan diantaranya , Kalierang, dan Dukuhturi termasuk yang paling parah terdampak.

Dampaknya tidak main-main:

  • Rumah warga terendam
  • Lahan pertanian rusak
  • Ancaman banjir susulan masih mengintai

Hingga awal Februari 2026, situasi belum sepenuhnya pulih. Warga masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Suara dari Lapangan: “Empati Harus Jadi Tindakan”

Hendri Yetus, juru bicara Aliansi Pemuda , menyampaikan pernyataan tegas pada 1 Februari 2026.

“Penderitaan korban tidak mengenal tanggal. Mereka butuh bantuan sekarang, bukan menunggu jadwal acara digeser,” ujarnya.

Ia mendesak pemerintah daerah mengambil langkah lebih berani. Bukan sekadar menunda, tetapi membatalkan total acara tersebut.

Alasannya logis: anggaran ratusan juta rupiah untuk perayaan bisa dialihkan untuk korban bencana.

Kemana Seharusnya Anggaran Dialihkan?

Menurut Hendri, dana acara dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal krusial:

Bantuan langsung kepada korban yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

Rehabilitasi lingkungan di area terdampak banjir.

Perbaikan infrastruktur darurat seperti akses jalan dan sanitasi.

Pembangunan tanggul permanen di sepanjang Kali Keruh dan wilayah rawan lainnya.

Tim Redaksi

Imam Muzaki
Reporter Imam Muzaki
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura