Portal Pantura – Otak bekerja keras setiap detik. Tapi tanpa disadari, makanan yang kita konsumsi setiap hari bisa memperlemah kinerjanya.
Beberapa di antaranya bahkan tampak sehat. Berlabel “berbasis tumbuhan”, “gandum utuh”, atau “tinggi protein”—namun menyimpan risiko nyata bagi fungsi kognitif, daya ingat, dan konsentrasi.
Berikut daftar makanan dan minuman yang perlu diwaspadai.
Yoghurt Berperisa
Yoghurt dikenal baik untuk kesehatan usus. Tapi tidak semua yoghurt sama.
Menurut Dr. Maniscalco, yoghurt berperisa sering mengandung gula setara makanan penutup. Konsumsi rutin dapat memicu peradangan dan resistensi insulin yang berujung pada penurunan daya ingat.
Alternatif lebih baik: Greek yogurt tawar dengan buah beri dan taburan kayu manis.
Keripik Sayur (Vegetable Straws)
Namanya sayuran, tapi manfaatnya jauh dari itu.
Keripik sayur umumnya digoreng dengan minyak biji-bijian seperti minyak bunga matahari atau kanola yang bersifat pro-inflamasi. Proses pengolahan juga menghilangkan sebagian besar nutrisi penting.
Konsumsi jangka panjang berpotensi memicu peradangan pada sistem saraf. Solusinya: panggang sendiri kale, bit, atau ubi jalar menggunakan minyak zaitun.
Granola Bar
Praktis dan terlihat sehat—tapi banyak granola bar di pasaran sudah melalui pemrosesan berat.
Tim Redaksi
