Kandungan gula halus, perisa buatan, dan zat tambahan di dalamnya dapat mengganggu sistem dopamin di otak. Dampaknya: fokus menurun, daya ingat melemah, suasana hati tidak stabil.
Lebih aman membuat sendiri energy balls dari oat, selai kacang, dan madu.
Protein Shake dengan Pemanis Buatan
Banyak protein shake mengandung pemanis buatan seperti aspartam. Produk ini tampak sehat karena rendah gula—padahal menyimpan risiko.
Dr. Maniscalco menjelaskan bahwa pemanis buatan dapat mengganggu hubungan antara usus dan otak (gut-brain axis). Beberapa penelitian mengaitkannya dengan gangguan suasana hati dan penurunan kemampuan kognitif.
Pilihan lebih aman: campurkan bubuk protein tanpa pemanis bersama pisang, bayam, dan susu almond.
Roti Gandum Utuh
Berlabel “gandum utuh” bukan jaminan aman bagi otak.
Dr. Maniscalco mengingatkan bahwa karbohidrat yang mudah dicerna dalam roti ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Lonjakan tersebut memberi tekanan pada hippocampus—bagian otak yang vital untuk memori dan proses belajar.
Hasilnya bisa berupa brain fog atau pikiran yang sulit fokus. Alternatif yang lebih baik: sprouted bread atau roti dari ubi jalar.
Jus Buah
Dibuat dari buah, bukan berarti otomatis sehat.
Sebagian besar jus buah kehilangan serat penting saat diproses dan mengandung fruktosa dalam kadar tinggi. Menurut Dr. Maniscalco, konsumsi berlebihan dapat mengganggu kemampuan berpikir dan memicu peradangan di otak.
Tim Redaksi
