“Ini membuat penanganan kerusakan menjadi lambat,” katanya.
Keterbatasan armada operasional menjadi salah satu penyebab buruknya penanganan PJU rusak.
Beban Aspirasi yang Menumpuk
Nur Endro, anggota DPRD Brebes lainnya, juga merasakan tekanan dari konstituennya.
“Ini menjadi beban saya. Dulu sering menyalurkan aspirasi berupa PJU,” ujar Nur Endro.
Ia merasa bertanggung jawab karena pernah memperjuangkan pengadaan PJU untuk warga.
Namun kini, lampu-lampu yang diperjuangkan justru tidak berfungsi maksimal.
Solusi: Koordinator Tiap Desa
Untuk mempercepat penanganan, Nur Endro mengusulkan pembentukan koordinator PJU di setiap desa atau kecamatan.
Koordinator ini akan bertugas menampung laporan kerusakan dari masyarakat.
Selanjutnya, laporan diteruskan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes untuk ditindaklanjuti.
Sistem ini diharapkan memperpendek jalur birokrasi dan mempercepat respons perbaikan.

