Portal Pantura, Brebes – Senyum bahagia mengembang dari wajah Siti Hanifah, warga Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, saat menerima bantuan alat bantu gerak berupa kaki palsu.
Kaki palsu tersebut sangat berarti bagi Siti untuk kembali beraktivitas secara mandiri setelah harus kehilangan salah satu kakinya akibat penyakit diabetes.
Momen haru ini menjadi salah satu bagian dari penyerahan bantuan massal oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes di KPT Brebes, Senin (26 Oktober 2026).
Siti menyampaikan rasa syukur mendalam atas perhatian pemerintah daerah dan lembaga zakat yang telah mengabulkan harapannya.
“Saya sangat senang dan berterima kasih, terutama kepada Ibu Bupati dan Baznas Kabupaten Brebes,” tutur Siti.
Ia menegaskan bantuan tersebut sangat krusial bagi keberlangsungan hidupnya sehari-hari.
“Bantuan kaki palsu ini sangat membantu, khususnya bagi orang yang benar-benar membutuhkan seperti saya,” ungkapnya.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengapresiasi jangkauan program Baznas yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas hingga mahasiswa.
Menurut Paramitha, seluruh bantuan yang dikucurkan hari ini membawa pesan harapan mendalam bagi kesejahteraan warga Brebes.
“Setiap bantuan yang diserahkan hari ini membawa harapan,” kata Paramitha dalam sambutannya.
Ia menyoroti program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebagai langkah strategis memutus rantai kemiskinan.
“Beasiswa satu keluarga satu sarjana menjadi jalan bagi anak-anak Brebes untuk meraih pendidikan tinggi dan memperbaiki masa depan keluarga,” tegasnya.
Paramitha juga berpesan agar bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta graduasi Program Keluarga Harapan (PKH) dipacu untuk kemandirian ekonomi.
Ia meminta seluruh penerima memanfaatkan dukungan sosial ini sebagai pendorong semangat dalam menata kehidupan.
“Ketika kita peduli dan saling menguatkan, harapan untuk hidup lebih sejahtera akan semakin dekat,” ucapnya.
Ketua Baznas Kabupaten Brebes, Mahali, memaparkan rincian penyaluran bantuan yang mencakup sektor sosial, pendidikan, hingga penanggulangan bencana alam.
Baznas Brebes membagikan 20 unit kaki dan tangan palsu kepada para mustahik hasil kolaborasi dengan Baznas Republik Indonesia.
Pada sektor pendidikan, program SKSS mengucurkan dana sebesar Rp325 juta bagi 65 mahasiswa di lima perguruan tinggi wilayah Brebes.
Sektor perumahan mendapatkan alokasi Rp77 juta yang dialokasikan untuk pembenahan 10 unit RTLH selama periode Oktober.
Mahali menambahkan pihaknya juga merespons krisis air bersih akibat kekeringan dengan membagikan 65 truk tangki atau setara 260.000 liter air.
Pasokan air bersih bernilai Rp19,5 juta tersebut disebar ke berbagai kecamatan yang mengalami krisis air parah.
Capaian positif Baznas Brebes mendapat pujian dari Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Tengah, Zain Yusuf.
Zain mencatat penghimpunan zakat di Kabupaten Brebes melesat hingga 75 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 30 persen.
Pertumbuhan penghimpunan dana zakat yang signifikan ini menjadi modal utama perluasan jangkauan bantuan sosial di masa mendatang.***

