Portal Pantura, Brebes – Ratusan orang mengalami keterbatasan fisik atau mental dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, keterbatasan tersebut bukan halangan untuk tetap produktif dan mandiri. Pemerintah Kabupaten Brebes membuktikan komitmennya dengan program pemberdayaan yang konkret—menyalurkan alat bantu dan keperluan pokok kepada 72 penyandang disabilitas.
Kegiatan penyerahan bantuan ini digelar di Pendopo Brebes pada Jumat kemarin, melibatkan berbagai lembaga dalam sebuah kolaborasi yang terkoordinasi dengan baik.
Komitmen Pemerintah untuk Kesetaraan Akses
Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM menekankan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat—tanpa terkecuali kelompok difabel—mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga:
A High-Tech, Quiet Luxury MPV from China
❯
“Alat bantu yang tepat akan meningkatkan mobilitas mereka, memudahkan interaksi dengan lingkungan, dan memungkinkan mereka tetap produktif sesuai kemampuan yang dimiliki,” jelas Bupati Paramitha.
Pendekatan ini mencerminkan pemahaman bahwa kemerdekaan bukanlah sekadar hak, melainkan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi pemerintah melalui program-program nyata.
Bantuan Komprehensif untuk Memenuhi Kebutuhan Mendasar
Paket bantuan yang disalurkan mencakup dua aspek utama: alat bantu kesehatan dan sembako. Kombinasi ini dirancang untuk mengatasi kebutuhan mobilitas sekaligus kesejahteraan dasar penerima manfaat.
Adapun detail bantuan yang diterima:
- 1 unit alat bantu dengar
- 1 kursi roda 2 in 1
- 7 kursi roda adaptif
- 2 kursi roda anak
- 12 kursi roda standar
- 1 walker untuk anak CP
- 1 sepatu AFO
- 1 paket diapers
- 72 paket sembako
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi menjelaskan bahwa bantuan uang transport juga diberikan melalui Baznas Kabupaten Brebes untuk membantu aksesibilitas penerima manfaat.
Ragam Jenis Disabilitas yang Dilayani
Program ini menjangkau berbagai kategori disabilitas dengan kebutuhan khusus yang berbeda-beda. Dari 72 penerima manfaat, rinciannya adalah:
- 28 orang dengan disabilitas fisik
- 40 orang dengan disabilitas mental
- 2 orang dengan disabilitas intelektual
- 1 orang dengan disabilitas ganda
- 1 orang dengan disabilitas sensorik
Pendekatan yang memperhatikan jenis disabilitas ini menunjukkan bahwa program dirancang dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan spesifik setiap kelompok.

